Mahasiswa Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo Mendapat Workshop Raih Sukses Menjadi Pengusaha

Selain berbisnis, Faisal juga aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia . Menurutnya, menjadi pengusaha sekaligus mahasiswa harus pintar-pintar kelola waktu. Kadang ia memprioritaskan kuliahnya, tapi gak jarang ia memilih tak masuk kelas untuk mengurus bisnisnya. Faisal yang mengaku berasal dari keluarga biasa ini punya pengalaman pahit tiap jelang Lebaran.

“Di kurikulum 2019, pembelajaran bahasa Inggris juga diberikan lebih banyak dari sebelumnya. Dimana rel kereta api sebagai sarana utama kereta melintas dan mencapai tujuan. Inilah alasan pentingnya untuk menjadi pengusaha muda sejak mahasiswa. Untuk itu, pihaknya getol mempersiapkan generasi muda yang kreatif dan inovatif dalam berwirausaha. Bukan sekadar teoretis di bangku kuliah, juga dilakukan monitoring dan evaluasi pelatihan kewirausahaan, kompetisi kewirausahaan, hingga expo kewirausahaan bagi mahasiswa.

Akan tapi dapat menjadi seorang pengusaha juga, sesuai dengan tagline NEC yaitu Sarjana Juga Pengusaha,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, belum lama ini. Head of supervisor NEC, Muhammad Hilman Fakhriza menjelaskan NEC hadir untuk mengubah paradigma berpikir di kalangan mahasiswa/i generasi muda kampus UNM. Membangun jejaring bisnis antar pelaku bisnis, khususnya antara wirausaha pemula dan pengusaha yang sudah mapan. Barang second, terutama dengan nilai historis yang sangat tinggi, biasanya punya harga yang sangat tinggi pula. Namun, menjual barang bekas ini harus di lakukan dengan teratur dan terencana. Anda bisa membeli suatu barang disuatu tempat dengan harga murah dan menjualnya ditempat lain dengan harga yang lebih tinggi.

Hanya 200 ribu perbulan untuk semua fitur unggulan, Accurate Online menjadi pilihan oleh lebih dari 300 ribu pengguna di Indonesia. Sumber daya manusia bisa dibilang poin paling penting di dalam produksi. Sekalipun ada beberapa argumen kalau kinerjanya sudah bisa digantikan oleh robotic. Tak dipungkiri rasa dan jiwa ini yang juga membuat produk lebih berkualitas. Tujuan yang selanjutnya adalah untuk memberikan keuntungan pada perusahaan. Ini sudah jelas karena jika faktor produksinya tersedia dan berjalan dengan baik, tentu produk yang dihasilkan juga bagus.

UNIMED melaksanakan kegiatan workshop nasional kewirausahaan dengan tema “Adaptasi Kewirausahaan di Era baru Masa Pandemi Covid 19” through aplikasi zoom , kamis (17/09). Kegiatan ini merupakan rangkaian awal dari kegiatan Bussiness Plan Competition Unimed 2020. Kegiatan ini mengundang Narasumber Dr. Misbah Fikrianto , Dr. Wisnu Dewobroro , Fahriz Tanjung dan dihadiri Wakil Rektor, Dekan, Direktur PPs, Ketua Lembaga , ketua program studi dan seluruh fungsionaris di lingkungan Unimed. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unimed Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes.

Mahasiswa juga bisa menjadi pengusaha

Langkah-langkah ini perlu ditempuh oleh para pengusaha seperti mahasiswa pemula untuk menjalankan bisnisnya agar sesuai yang diharapkan. “Mulai sekarang harus berpikir jadi entrepreneur, menjadi pengusaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Ada yang mengatakan kalau mau jadi pengusaha, harus anak orang kaya, anak pejabat, atau anak yang tinggal di Jakarta.